Tsuruga, Irogahama
Nishiura Coast Dari area parkir saja, laut sudah tampak begitu dekat. Beristirahat sejenak sambil memandang Mizushima
Pada musim panas di Nishiura Coast, aku ingin turun dari mobil di Irogahama dan memandang Mizushima. Pulau kecil yang rendah dan gunung-gunung tampak bertumpuk di seberang Teluk Tsuruga, jadi dari sini aku bisa melihat kembali garis pantai yang tadi kulewati dengan tenang. Musim panas terasa dimulai dari jeda singkat di samping mobil merah, saat aku membetulkan tas.
Pagi ini di musim panas, aku turun dari mobil merah beratap terbuka di area parkir Irogahama untuk memandang Mizushima.
Musim panasPagi cerah di musim panas
Aku berhenti membetulkan tas, lalu malah memandangi pulau
Aku menyusuri jalan pesisir hingga tiba di Irogahama. Begitu memarkir mobil dan turun, teluk terbentang tepat di hadapanku. Saat hendak membetulkan posisi tali tas kecil di bahu, perhatianku teralihkan ke laut dan tanganku pun berhenti bergerak.
Pulau di depanku tampak rendah. Di sebelah area yang ditumbuhi pepohonan, membentang hamparan pasir sempit. Mizushima tampak seolah mengapung setinggi permukaan laut. Gunung di seberang teluk ikut terlihat, membuat pemandangannya lebih berlapis dibanding foto yang hanya menampilkan pulau.
Berdiri di samping mobil merah, aku benar-benar merasakan suasana musim panas. Saat menyetir, pandanganku tertuju pada jalan di depan. Sekarang, aku bisa mengamati bentuk pulau itu perlahan-lahan. Ternyata, ada pemandangan yang baru kusukai setelah mobil berhenti.
Saat kuceritakan tujuan hari ini kepada temanku yang juga suka berkendara, dia bilang ingin melihat Mizushima. Kalau kukirim foto ini, mungkin aku akan memotret dengan sedikit bagian mobil ikut masuk ke dalam bingkai. Rasanya foto itu bisa ikut menyampaikan kesan perjalanan sampai ke sini, jadi aku menantikan balasannya.
Aku baru tahu Bashō pernah mengunjungi Irogahama dan menulis haiku di sini. Membayangkan ada orang yang dulu berdiri di sini memandang laut membuatku ingin menikmati teluk di depanku sedikit lebih lama. Pertama-tama, aku ingin mengingat betul bentuk pulau yang terlihat hari ini.
Setelah ini, aku ingin kembali ke pusat kota Tsuruga untuk menikmati katsudon dengan saus khas Tsuruga. Hari ini aku ingin menikmati pemandangan di tepi laut, lalu mencicipi hidangan khas daerah saat makan nanti. Meski sudah selesai merapikan tali tas, aku kembali memandang Mizushima sebelum berangkat.
Bagian cerita merupakan fiksi yang terinspirasi oleh tempat ini. Untuk informasi yang akurat, silakan periksa situs pariwisata resmi atau situs informasi.
Yang ingin kucicipi di sini
Katsudon khas Tsuruga
Di Tsuruga, aku ingin mencoba katsudon dengan saus berbahan dasar Worcestershire. Setelah singgah sejenak di tepi laut, aku ingin menikmati makan siang dengan katsu yang renyah.
Tempat yang ingin kusinggahi
Berkendara di sisi barat Teluk Tsuruga
Nishiura Coast adalah kawasan yang membentang di sisi barat Teluk Tsuruga. Begitu turun dari mobil di Irogahama, tanganku yang hendak membetulkan tali tas mendadak berhenti. Saat menyetir, pandanganku tertuju pada jalan di depan. Di sini, aku bisa menikmati bentuk Mizushima perlahan-lahan.
Irogahama, tempat yang pernah dikunjungi Bashō
Bashō pernah mengunjungi Irogahama dan meninggalkan haiku di sini. Melihat pulau dan gunung yang bertumpuk di kejauhan membuatku ingin beristirahat sedikit lebih lama.
Singgah untuk melihat laut di Irogahama
Rute Prefektur 141 menuju Irogahama
- Penanda pintu masuk area parkir
- Papan petunjuk Omoya Ryokan di tepi Jalan Prefektur 141
- Pemandangan yang ingin dilihat
- Mizushima yang mengapung di Teluk Tsuruga
Masuk ke area parkir umum sesuai petunjuk yang tersedia, lalu turun dari mobil untuk menikmati pemandangan teluk.
Dari Rute Prefektur 141, aku ingin mampir ke area parkir Irogahama untuk beristirahat sambil memandang laut. Kali ini aku menikmati pemandangan dari sisi daratan, sambil mengamati bentuk Mizushima pelan-pelan.
Artikel tempat tujuan lainnya
Kalau kamu suka artikel ini, coba mampir juga ke tempat-tempat lain di sekitar sini. Aku sudah berkali-kali datang ke tempat-tempat itu pada musim yang berbeda.