Lewati ke konten utama
PROJECT ZQQ
Bahasa Indonesia

Shimizu, Hokkaido

Celah Nissho Menahan kerah jaket sambil melihat dataran di balik dedaunan musim gugur

Pada awal Oktober di Celah Nissho, menuju titik pandang pos ke-5 sisi Shimizu. Aku memperkenalkan persinggahan untuk menikmati pemandangan yang terbentang dari pegunungan berhias dedaunan musim gugur hingga Dataran Tokachi, lalu nasi steak sapi dan telur di Tokachi-tei.

Pada siang awal Oktober, aku menurunkan peta yang terlipat dan memandang Dataran Tokachi di balik dedaunan berwarna. Ini kisah persinggahan ketika mataku beralih dari dedaunan di dekatku ke ladang di kejauhan.

Titik pandang Celah Nissho pada musim gugur. Tokoh perempuan memegang kerah jaket dan menurunkan peta yang terlipat sambil memandang dataran. Di balik bangku kayu gelondongan terbentang lereng berwarna musim gugur dan Dataran Tokachi.

Musim gugurSiang awal Oktober

Menahan kerah jaket sambil melihat dataran di balik dedaunan musim gugur

Saat berkendara melewati Celah Nissho bersama teman perempuanku, kami singgah di titik pandang sisi Shimizu. Setelah turun dan berjalan, pegunungan di depan kami dipenuhi dedaunan musim gugur. Di baliknya membentang Dataran Tokachi yang tidak terlihat dari tengah jalan pegunungan tadi. Tadinya hanya ingin melihat dedaunan di depan mata, sekarang aku ingin memandang sampai jauh sekali.

Udara gunung pada Oktober dingin, jadi satu tangan kutempelkan ke kerah jaket. Di tangan lainnya ada peta lipat yang tadi kulihat. Memastikan jalan yang direncanakan memang menyenangkan, tetapi sekarang aku ingin melihat bentangan di depan, bukan kertas. Karena celana pendek kupadukan dengan stoking, rasanya aku bisa bersantai sedikit lebih lama di sini.

Dari dekat bangku kayu gelondongan, bukit-bukit rendah bertumpuk di balik batang-batang pohon birch di dekat kami. Saat menoleh ke kanan, ada dataran dengan batas ladang kecil berjajar. Rasanya, baru di sini aku benar-benar merasakan betapa lapangnya suasana setelah keluar dari jalan pegunungan. Temanku juga berkata, “Tokachi luas, ya,” lalu memandang beberapa saat tanpa membuka peta.

Ketinggian Celah Nissho sendiri 1.106 m. Namun tempatku sekarang bukan puncaknya, melainkan titik pandang sekitar pos ke-5 di sisi Shimizu. Setelah melewati celah yang memisahkan Hidaka dan Tokachi, melihat wilayah seberang dari atas terasa menyenangkan. Kalau mengingat pemandangan ini sebelum turun ke dataran, mungkin jalan berikutnya juga akan terasa sedikit berbeda.

Setelah membandingkan pohon berdaun musim gugur yang dekat bersama temanku, aku kembali melihat jauh. Daun-daun di dekat kami bergerak tertiup angin, sementara dataran terlihat besar dan tenang. Aku yang berkendara sejak pagi pun akhirnya mulai tenang saat memandang hamparan sunyi itu. Tangan yang memegang peta kuturunkan. Aku ingin terus memandang sebentar lagi.

Untuk makan siang di sini, aku penasaran dengan nasi steak sapi dan telur Tokachi Shimizu di Tokachi-tei. Setelah menikmati pemandangan, menyantap hidangan semangkuk nasi khas setempat terasa menyenangkan. Saat mengajak temanku, “Makan dulu baru turun, yuk?”, tujuan berikutnya terbentuk dengan sendirinya. Aku ingin memuaskan mata dan perut sebelum menuju jalan-jalan Tokachi.

Bagian cerita merupakan fiksi yang terinspirasi oleh tempat ini. Untuk informasi yang akurat, silakan periksa situs pariwisata resmi atau situs informasi.

Foto tempat ini1 gambar

  • Shimizu, Hokkaido · Musim gugur

Kuliner khas

Nasi steak sapi dan telur Tokachi Shimizu

Hidangan nasi khas daerah ini ada di menu Tokachi-tei. Aku ingin memilihnya untuk makan siang setelah melihat dataran.

Daya tarik

Pemandangan yang membentang dari pegunungan hingga dataran

Dari tempat yang sama, aku ingin membandingkan dedaunan musim gugur di dekatku dengan ladang yang jauh.

Celah yang menghubungkan Hidaka dan Tokachi

Persinggahan untuk merasakan luasnya wilayah setelah melewati gunung melalui Jalan Nasional 274.

Informasi jalan dan tempat

Celah Nissho, titik pandang pos ke-5 sisi Shimizu

Jalan yang melewati celah
Jalan Nasional 274
Ketinggian gardu pandang pos ke-5
740m

Angka ketinggian ini untuk gardu pandang pos ke-5 menurut informasi wisata resmi. Bedakan dari ketinggian celah yang mencapai 1.106 m.

Aku ingin beristirahat di dekat bangku kayu gelondongan setelah berkendara di pegunungan.