Prefektur Miyazaki, Kota Kushima
Toi Misaki Di tanjung musim semi, aku melihat induk kuda dan anaknya
Aku melihat induk kuda dan anaknya di Toi Misaki. Anak kuda yang hanya berdiri di dekat induknya saja sudah membuatku terpaku. Sore itu, saat melintasi jalan menuju laut dan mercusuar, aku merasa senang datang ke sini pada musim semi.
Yuk baca tentang pemandangan akhir April dan persinggahan kecilku.
Musim semiMusim semi, akhir April
Langkah kecil musim semi di balik kemudi
Saat mobilku melaju pelan di jalan Toi Misaki, kulihat seekor kuda di dekat padang rumput. Di sampingnya berdiri sosok yang lebih kecil. Begitu sadar itu anak kuda, aku spontan berseru. Aku tetap menatap jalan, mengeratkan genggaman pada setir, lalu menghentikan mobil perlahan.
Dari dalam mobil, kulihat anak kuda itu berdiri diam di dekat induknya. Kakinya ramping, wajahnya pun masih mungil. Tadinya aku menantikan pemandangan berikutnya, tetapi sekarang malah ingin mengamati induk dan anak itu sedikit lebih lama.
Sebelum berangkat, aku sudah membaca bahwa kuda Misaki hidup di Toi Misaki. Tapi melihat induk dan anaknya di dekat jalan membuat keterangan di panduan itu terasa nyata dan dekat. Jadi, tempat ini memang rumah mereka. Entah kenapa, aku langsung duduk tegak di dalam mobil.
Anak kuda itu menggerakkan kepala ke arah yang sama dengan induknya. Gerakannya kecil sekali, tapi aku pun ikut menoleh ke sana. Aku menunggu, mengira si anak akan langsung mengikuti begitu induknya bergerak. Tapi ternyata keduanya tetap di tempat. Cuma aku yang sudah siap menunggu.
Saat mengangkat pandangan sedikit, kulihat mercusuar mengintip dari balik pepohonan. Angin laut menyapaku, dan perlahan aku merasakan suasana tanjung di musim semi. Kegembiraan melihat induk dan anak kuda itu sampai membuatku nyaris lupa bahwa aku sedang menuju mercusuar.
Aku kembali menghadap ke depan untuk melanjutkan perjalanan, tetapi hatiku belum bisa beranjak. Sosok anak kuda itu masih terbayang jelas. Tak kusangka momen sesingkat itu—sekadar berdiri di dekat induknya—bisa begitu melekat. Setiap teringat Toi Misaki di musim semi, induk dan anak kuda itu pasti yang pertama muncul di benakku.
Bagian cerita merupakan fiksi yang terinspirasi oleh tempat ini. Untuk informasi yang akurat, silakan periksa situs pariwisata resmi atau situs informasi.
Kuliner khas daerah
Kushima Katsujime Buri Puri Donburi
Kuliner khas Kushima. Di Umiyama Shokudō, yang berada di Michi-no-Eki Kushima di pusat kota, kamu juga bisa menikmati berbagai hidangan ikan buri, seperti Buri Puri Rare Katsu. Saat terpaku melihat induk kuda dan anaknya di tanjung, aku jadi mulai memikirkan mau makan di mana; sekarang malah penasaran dengan semangkuk donburi.
Daya tarik
Tanjung tempat kuda Misaki hidup
Kuda Misaki yang hidup di kawasan Toi Misaki adalah salah satu ras kuda asli Jepang. Saat melihat induk dan anaknya, aku merasa perjalananku untuk menikmati pemandangan berpadu dengan kehidupan para kuda yang terus berlangsung di sini.
Mercusuar Toi Misaki
Mercusuar Toi Misaki yang menghadap ke laut juga layak disinggahi. Saat kulihat puncaknya mengintip dari balik pepohonan di tepi jalan, aku jadi ingin melanjutkan perjalanan sedikit lagi.
Rute dan keseruan di jalan
Perjalanan menuju Toi Misaki
- Dari Stasiun JR Kushima dengan mobil
- Sekitar 30 menit
- Dari Bandara Miyazaki dengan mobil
- Sekitar 1 jam 30 menit
Ini perjalanan menuju Toi Misaki, tanjung di tepi laut yang menjadi habitat kuda Misaki. Aku sudah menantikan pemandangan saat tiba di tanjung, tetapi justru induk kuda dan anaknya di tepi jalan yang paling membekas.
Lokasinya di Ōnō, Kota Kushima, Prefektur Miyazaki. Jadikan pemandangan tanjung dan mercusuarnya sebagai tujuan perjalanan.
Artikel tempat tujuan lainnya
Kalau kamu suka artikel ini, coba mampir juga ke tempat-tempat lain di sekitar sini. Aku sudah berkali-kali datang ke tempat-tempat itu pada musim yang berbeda.