Miyazaki, Aya
Berkendara ke Jembatan Gantung Aya no Teruha Ke Ngarai Sungai Aya pada Juni. Jembatan sepanjang 250m yang bisa dilintasi dengan berjalan kaki
Yang paling kusukai adalah berjalan di jembatan sambil memandang menara di kejauhan. Rasanya bukan cuma memandangi hutan di dasar lembah; aku seperti ikut masuk ke dalam hamparan hutan yang luas itu.
Ini cerita hari ketika aku menyeberangi jembatan dengan menatap ke depan. Nikmati hutan yang terbentang di kedua sisi dan momen saat tepi seberang terasa makin dekat.
Musim panasPagi di bulan Juni, saat dedaunan rimbun
Selangkah demi selangkah, menatap tepi seberang
Pagi di bulan Juni, aku mampir ke Jembatan Gantung Aya no Teruha bersama teman yang sering menemaniku berkendara. Setelah selesai menyusuri jalan pegunungan dengan mobil, kini waktunya berjalan kaki. Aku menggulung lengan kemeja biru kehijauan, lalu menatap menara di tepi seberang.
Begitu melangkah ke jembatan, hutan terbentang di kiri dan kanan. Dengan celana pendek krem dan sepatu yang nyaman untuk berjalan, aku maju selangkah demi selangkah. Menara di kejauhan tampak begitu jauh, jadi aku tak sabar melihat seberapa dekat rasanya setelah berjalan.
Jembatan Gantung Aya no Teruha panjangnya 250m. Pepohonan di samping memang menarik perhatian, tapi aku memilih berjalan sambil menatap tepi seberang. Di jalur yang tak bisa dilalui mobil ini, aku bisa menikmati hutan dengan ritme yang berbeda dari berkendara.
Setelah sampai di seberang, aku dan temanku menoleh ke jalur yang baru saja kami lewati. “Kita berjalan sampai sini juga, ya,” kataku. Rasanya menyenangkan berdiri di tempat yang tadi terlihat begitu jauh. Lain kali, aku ingin berjalan santai menyusuri jalur alam di seberang sana.
Setelah kembali ke kota, aku juga ingin menikmati gelato di Tezukuri Honmono Center. Gelato berbahan sayur dan buah dari Aya sepertinya cocok untuk menemani istirahat setelah berjalan di hutan. Sambil membicarakan rasa yang ingin kupilih, aku dan temanku kembali ke mobil.
Bagian cerita merupakan fiksi yang terinspirasi oleh tempat ini. Untuk informasi yang akurat, silakan periksa situs pariwisata resmi atau situs informasi.
Kuliner khas
Gelato dari sayur dan buah Aya
Di dalam Tezukuri Honmono Center, kamu bisa menikmati gelato berbahan sayur dan buah dari Aya. Setelah berjalan di jembatan, aku ingin kembali ke kota dan memilih penganan ini.
Daya tarik
Menyeberangi ngarai sambil berjalan
Jembatan sepanjang 250m itu kulintasi dengan berjalan kaki. Sambil menatap menara di kejauhan, aku jadi ingin menikmati setiap momen saat melangkah makin dekat ke seberang.
Memandang hutan hijau Aya
Jembatan ini diapit hutan berdaun lebar yang selalu hijau. Kota Aya terdaftar sebagai Cagar Biosfer UNESCO pada 2012. Aku ingin menjadikan jalan-jalan di dekat hutan ini sebagai keseruan berikutnya.
Data jalan dan jalan kaki
Jembatan Gantung Aya no Teruha
- Panjang jembatan
- 250m
- Tinggi jembatan
- 142m
Jembatan gantung untuk pejalan kaki ini membentang di Ngarai Sungai Aya. Setelah turun dari mobil, kamu bisa menikmati jalan-jalan singkat sambil memandang hutan.
250m dan 142m adalah panjang dan tinggi jembatan. Jalur alam sepanjang sekitar 2km di seberang juga bisa jadi pilihan untuk jalan-jalan berikutnya.
Artikel tempat tujuan lainnya
Kalau kamu suka artikel ini, coba mampir juga ke tempat-tempat lain di sekitar sini. Aku sudah berkali-kali datang ke tempat-tempat itu pada musim yang berbeda.