Lewati ke konten utama
PROJECT ZQQ
Bahasa Indonesia

Kagoshima, Ibusuki

Berkendara ke Danau Ikeda Singgah pada siang hari di musim dingin untuk menikmati danau biru dan bunga-bunga kuning

Aku mengenakan mantel, tapi tepat di depanku bunga kanola kuning sedang bermekaran. Kalau bisa menikmati pemandangan seperti ini saat berkendara di musim dingin, rasanya aku jadi ingin merencanakan perjalanan musim semi lebih awal.

Ini cerita tentang siang di bulan Januari saat aku memandangi danau sambil memegang kerah mantel. Bacalah sambil membayangkan pandanganku perlahan beralih dari bunga ke Gunung Kaimon.

Di tepi Danau Ikeda pada bulan Januari, seorang perempuan bermantel krem, rok mini putih, dan sepatu bot hitam memandang danau. Bunga kanola kuning terlihat, dengan Gunung Kaimon di kejauhan, sementara mobil merah terparkir di atas sana.

Musim dinginakhir Desember–awal Februari

Mantel musim dingin dan bunga kanola kuning

Pada siang hari di bulan Januari, aku dan temanku berkendara dari Ibusuki menuju Danau Ikeda. Setelah tiba di kafe tepi danau “IKEDAKO PAX”, kami memarkir mobil lalu berjalan-jalan sebentar. Aku mengenakan mantel dan melangkah ke arah danau; di dekat kami tampak bunga kanola kuning.

Sambil memegang kerah mantel, aku lebih dulu memandangi bunga-bunga di dekatku. Aku suka melihat bunga-bunga cerah bermekaran sementara aku masih mengenakan pakaian musim dingin. Aku juga bilang kepada temanku, “Padahal masih Januari, rasanya seperti melihat musim semi lebih awal, ya.”

Saat pandanganku beralih dari bunga ke danau, cahaya siang menyentuh permukaan air. Di seberang danau terlihat Gunung Kaimon. Aku menikmati pemandangan dari dekat ke kejauhan, lalu berhenti sebentar begitu melihat gunung itu.

Dari tempatku berjalan, mobil merah yang kami parkir juga tampak di atas sana. Aku datang ke sini naik mobil, tapi sekarang malah sedang bersantai di dekat danau dan bunga. Sambil menikmati pemandangan yang sama dengan temanku, aku jadi ingin tinggal sedikit lebih lama.

Di PAX yang berada di tepi danau juga ada kafe, jadi kamu bisa sekalian beristirahat sambil menikmati pemandangan. Aku juga penasaran dan ingin mampir ke tempat lain untuk mencicipi nagashi somen di Tosenkyo. Karena bisa dinikmati sepanjang tahun, aku ingin menggabungkannya dengan perjalanan musim dingin ke Ibusuki.

Hari ini aku mengenakan mantel sambil menikmati pemandangan bunga kanola, danau, dan Gunung Kaimon di kejauhan. Senang sekali rasanya bisa menikmati bunga dalam perjalanan musim dingin. Aku ingin terus mengingat pemandangan yang kunikmati bersama temanku ini, bahkan setelah pulang.

Bagian cerita merupakan fiksi yang terinspirasi oleh tempat ini. Untuk informasi yang akurat, silakan periksa situs pariwisata resmi atau situs informasi.

Foto tempat ini1 gambar

  • Kagoshima, Ibusuki · Bunga kanola musim dingin dan danau

Kuliner khas

Nagashi somen Tosenkyo

Di Tosenkyo, Ibusuki, kamu bisa menikmati nagashi somen dengan penyajian berputar sepanjang tahun. Selain berjalan-jalan di tepi danau, aku ingin sekalian mampir untuk menyantap hidangan ini.

Daya tarik

Bunga kanola musim dingin dan danau biru

Bunga kanola di tepi danau bisa dinikmati dari akhir Desember hingga awal Februari. Aku suka melihatnya sambil mengenakan mantel; rasanya pas sekali dengan suasana perjalanan musim dingin.

Gunung Kaimon di balik danau

Dari tepi Danau Ikeda, tempat PAX berada, kamu bisa memandang danau dan Gunung Kaimon. Aku menikmati pemandangan secara berurutan, dari bunga ke danau lalu ke gunung, dan jadi ingin berlama-lama di sini.

Informasi akses dan jalan kaki

Akses ke Danau Ikeda dan PAX

Dengan mobil dari Stasiun Ibusuki
sekitar 20 menit
Dengan mobil dari Kota Kagoshima
sekitar 1 jam 20 menit

Danau ini cocok disinggahi saat menjelajahi Ibusuki maupun berkendara dari Kota Kagoshima. Setelah tiba, aku ingin turun dari mobil untuk menikmati bunga dan gunung.

Keduanya adalah perkiraan waktu tempuh dengan mobil: sekitar 20 menit dari Stasiun Ibusuki dan sekitar 1 jam 20 menit dari Kota Kagoshima.