Ibaraki, Hitachinaka
Hitachi Seaside Park Satu gigitan ubi kering di bukit biru
Bukit nemophila yang seolah membentang hingga ke langit. Coba baca kisah perjalanan musim semi saat aku menyusuri jalur taman dan beristirahat sejenak di dekat hamparan bunga.
Perjalanan musim semi menyusuri bukit biru yang dipenuhi bunga nemophila. Aku menengadah memandangi hamparan bunga, lalu memperhatikan bunga-bunga kecil di dekatku. Tanpa terasa, langkahku pun melambat.
Musim semiPertengahan April hingga awal Mei
Satu gigitan ubi kering, lalu sekali lagi memandangi bunga
Saat melihat bukit nemophila di ujung jalur, aku spontan berseru, "Eh!" Bunganya terhampar begitu luas. Tadinya aku berniat mengambil foto untuk ditunjukkan kepada teman yang sering pergi berkendara denganku, tapi sebelum sempat mengeluarkan ponsel, aku malah terpaku memandanginya cukup lama.
Dari jalur, bunga-bunganya terlihat dekat maupun jauh. Masing-masing memang kecil, tapi saat mekar memenuhi bukit, pemandangannya jadi seperti ini. Pandanganku mengikuti hamparan bunga itu hingga ke langit, dan tanpa sadar aku ikut mendongak.
Aku berhenti sebentar dan menggigit sedikit ubi kering yang kubawa. Aku bisa sekaligus melakukan dua hal yang kusukai: menikmati makanan manis sambil memandangi bunga. Tadinya aku berniat mulai berjalan lagi, tapi rasanya ingin tinggal sedikit lebih lama di sini.
Sambil memegang potongan ubi berikutnya, aku memandangi jalur taman yang membentang mengikuti bukit. Kira-kira seperti apa bunga-bunganya terlihat dari sana? Ubi keringku bahkan belum habis, tapi aku sudah penasaran dengan pemandangan di depan. Aku ingin bersantai lebih lama, tapi masih banyak yang ingin kulihat.
Akhirnya aku mengeluarkan ponsel dan memotret bukit itu. Aku bingung mau memenuhi bingkai dengan bunga atau memasukkan langit juga, jadi akhirnya aku mengambil foto keduanya. Awalnya aku berniat memilih 1 foto untuk dikirim ke temanku, tapi malah semakin banyak foto yang ingin kutunjukkan.
Kusimpan ubi keringku, lalu kembali berjalan menyusuri jalur taman. Saat sampai dekat bunga-bunga yang tadi kupandangi, bentuk kelopak kecilnya pun menarik perhatianku. Sepulang nanti, aku ingin bercerita kepada temanku tentang foto-foto itu sekaligus pengalamanku berjalan santai di sini.
Bagian cerita merupakan fiksi yang terinspirasi oleh tempat ini. Untuk informasi yang akurat, silakan periksa situs pariwisata resmi atau situs informasi.
Kuliner khas
Ubi kering khas Hitachinaka
Hoshi-imo (ubi kering) adalah produk khas Kota Hitachinaka. Di bukit ini pada musim semi, aku menggigitnya sedikit demi sedikit sambil menikmati pemandangan bunga nemophila.
Daya tarik
Nemophila yang terlihat dari jalur taman
Waktu terbaik untuk menikmati bunga nemophila adalah dari pertengahan April hingga awal Mei. Saat menyusuri jalur taman di Bukit Miharashi, aku tak bisa melepaskan pandangan dari bunga-bunga di dekatku hingga hamparan bunga di seluruh bukit.
Nama Jepangnya: ruri-karakusa
Nemophila disebut ruri-karakusa dalam bahasa Jepang. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara dan merupakan tanaman semusim. Setelah tahu nama bunganya, aku jadi ingin melihat kelopak-kelopak kecilnya dari dekat juga setelah menikmati pemandangan bukit yang dipenuhi bunga.
Informasi rute
Dari Hitachi Seaside Park ke Bukit Miharashi
- Alamat taman
- 605-4 Ōnuma, Mawatari, Kota Hitachinaka, Prefektur Ibaraki
- Tujuan di dalam taman
- Bukit Miharashi
Sesampainya di taman, ikuti jalur menuju Bukit Miharashi. Aku terus berjalan sambil menikmati bunganya dan perlahan menyadari betapa luas bukit itu.
Petunjuk menuju taman dengan mobil dan informasi parkir bisa kamu lihat melalui tautan akses resmi taman di bawah ini. Begitu tiba, aku ingin langsung berjalan santai menyusuri Bukit Miharashi.
Artikel tempat tujuan lainnya
Kalau kamu suka artikel ini, coba mampir juga ke tempat-tempat lain di sekitar sini. Aku sudah berkali-kali datang ke tempat-tempat itu pada musim yang berbeda.